
Surakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta. Della Rahmayani (NIM 243111022), mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah (FATA), berhasil meraih dua medali emas pada ajang Olimpiade Sains dan Bahasa (ONSA) 2026 tingkat nasional kategori mahasiswa yang diselenggarakan oleh Lembaga Olimpiadeku. Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring pada Minggu, 19 Juli 2026, sedangkan pengumuman pemenang disampaikan pada Selasa, 21 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut diraih setelah Della mengikuti dua cabang kompetisi sekaligus, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Mengikuti dua bidang dalam satu ajang kompetisi tingkat nasional bukanlah hal yang mudah. Setiap cabang memiliki karakteristik materi, bentuk soal, serta tingkat analisis yang berbeda sehingga membutuhkan kesiapan akademik yang matang. Berbekal persiapan yang dilakukan secara konsisten, kedisiplinan dalam belajar, serta keinginan untuk terus mengembangkan kemampuan diri, Della berhasil menunjukkan performa terbaiknya hingga mampu meraih medali emas pada kedua cabang yang diikutinya. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan literasi, penguasaan bahasa, dan daya analisis yang baik mampu menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan akademik di tingkat nasional.
Olimpiade Sains dan Bahasa (ONSA) merupakan kompetisi akademik tingkat nasional kategori mahasiswa yang diselenggarakan sebagai wadah untuk mengembangkan potensi, mengukur kompetensi, serta mendorong semangat berprestasi di bidang sains dan bahasa. Selain menguji penguasaan materi, kompetisi ini juga menuntut peserta untuk berpikir kritis, teliti, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan secara sistematis. Oleh karena itu, keberhasilan meraih dua medali emas dalam satu penyelenggaraan menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan daya saing mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta dalam kompetisi akademik tingkat nasional.
Bagi Della, keikutsertaan dalam kompetisi bukan semata-mata untuk memperoleh penghargaan, tetapi juga menjadi sarana untuk terus belajar, memperluas pengalaman, dan mengukur kemampuan diri. Sebagai mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam, ia meyakini bahwa kemampuan berbahasa merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh calon pendidik. Penguasaan Bahasa Indonesia menjadi fondasi dalam menyampaikan gagasan secara baik, benar, dan ilmiah, sedangkan kemampuan Bahasa Inggris membuka peluang yang lebih luas untuk mengakses referensi internasional serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan. Kedua kemampuan tersebut menjadi bekal yang sangat penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di era global sekaligus mendukung terwujudnya lulusan yang adaptif, profesional, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut, Della menyampaikan bahwa prestasi yang diraihnya merupakan hasil dari proses belajar yang konsisten, doa, serta dukungan dari berbagai pihak yang senantiasa memberikan semangat untuk terus berkembang.
"Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah Swt. atas nikmat dan kesempatan yang diberikan sehingga saya dapat meraih dua medali emas pada Olimpiade Sains dan Bahasa (ONSA) 2026. Saya menyadari bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari doa kedua orang tua, dukungan para dosen, keluarga, serta teman-teman yang selalu memberikan motivasi. Mengikuti kompetisi tingkat nasional menjadi pengalaman yang sangat berharga karena saya dapat menguji kemampuan diri sekaligus belajar dari peserta lain yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Prestasi ini mengajarkan saya bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, disertai doa dan tawakal kepada Allah Swt., akan memberikan hasil terbaik pada waktunya. Saya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta menginspirasi mahasiswa lainnya agar tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi akademik. Semoga semakin banyak mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta yang mampu menunjukkan potensi terbaiknya dan bersama-sama mengharumkan nama universitas di tingkat nasional maupun internasional," ujar Della.
Prestasi yang diraih Della Rahmayani menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta mampu bersaing dan menunjukkan kualitas akademiknya pada kompetisi tingkat nasional. Capaian ini sejalan dengan visi UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai Universitas Islam Unggul dan Inovatif untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia Maju Berkeadaban pada 2034. Melalui prestasi akademik, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kompetensi keilmuan, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan karakter islami dalam setiap proses pembelajaran. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan prestasi, memperkuat budaya akademik yang unggul, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara melalui karya dan pencapaian yang membanggakan.
Rektor Mewisuda 177 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Tahun 2026
2 pekan yang lalu - Umum
PRODI PAI UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA MEWISUDA 9 MAHASISWA HAFIDZ 30 JUZ
2 pekan yang lalu - Umum
Tiga Mahasiswa PAI Fakultas Tarbiyah Ikuti KKN Internasional Malaysia 2026
4 pekan yang lalu - Umum