
Surakarta — Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta, Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, yang akrab disapa Gus Mustain, resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum setelah menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Kamis, 29 Januari 2026.
Sidang terbuka tersebut diselenggarakan oleh Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, bertempat di Aula Gedung 3 (Gedung Amiek Sumindriyatmi), mulai pukul 09.00 WIB.
Dalam sidang tersebut, Gus Mustain mempertahankan disertasi berjudul “Reformulasi Rechtsvinding Hakim Pengadilan Agama dalam Putusan Hak Asuh Anak: Perspektif Fiqh Perbandingan Mazhab dan Kesejahteraan Anak.”
Disertasi ini mengkaji secara mendalam praktik penemuan hukum (rechtsvinding) oleh hakim Pengadilan Agama dalam perkara hak asuh anak, dengan pendekatan komparatif lintas mazhab fiqh serta menekankan prinsip perlindungan dan kesejahteraan anak.
Sidang promosi doktor dipimpin oleh Dr. Muhammad Rustamaji, S.H., M.H. selaku Ketua, dengan Dr. Erna Dyah Kusumawati, S.H., M.Hum., LL.M. sebagai Sekretaris. Bertindak sebagai Promotor adalah Prof. Dr. Adi Sulistiyono, S.H., M.H., dan Co-Promotor Prof. Dr. Mudhofir, S.Ag., M.Pd.
Adapun jajaran anggota penguji terdiri dari:
Prof. Burhanudin Harahap, S.H., M.H., M.Si., Ph.D
Dr. Luthfiyah Trini Hastuti, S.H., M.H.
Dr. Itok Dwi Kurniawan, S.H., M.H.
Dr. Anjar Sri Cipturukmi Nugraheni, S.H., M.Hum.
Prof. Dr. Muhammad Latif Fauzi, S.H.I., M.S.I
Selain berkiprah sebagai dosen PAI Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta, Gus Mustain juga dikenal luas sebagai Pengasuh Pesantren Raudlatul Muhibbin al-Mustainiyah Surakarta, serta menjabat sebagai Direktur PUSKOHIS (Pusat Studi Konsultasi Hukum dan Syariah) UIN Raden Mas Said Surakarta.
Capaian akademik ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi keilmuan Gus Mustain, khususnya dalam pengembangan kajian hukum Islam, peradilan agama, serta integrasi antara perspektif fiqh, hukum positif, dan perlindungan hak anak di Indonesia. admin
DOSEN PAI MENJADI MITRA SEJAWAT DALAM PENYUSUNAN RENSTRA UIN SALATIGA
2 hari yang lalu - Umum