
Jakarta, 21 Agustus 2026. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Raden Mas Said Surakarta di tingkat internasional. Miss Salwanee Makueji, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam asal Thailand, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Festival Handai Indonesia tingkat internasional.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa internasional yang menempuh pendidikan di UIN Surakarta mampu mengembangkan potensi dan berprestasi dalam berbagai ajang internasional. Keberhasilan Salwanee juga menjadi bukti bahwa keberagaman latar belakang mahasiswa dapat menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan akademik yang produktif, inklusif, dan berprestasi.
Festival Handai Indonesia merupakan ajang yang memberikan ruang bagi mahasiswa internasional untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Indonesia sekaligus mengenal dan mengekspresikan kekayaan budaya Indonesia. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2000 dan pada penyelenggaraan kali ini diikuti oleh 520 peserta dari 70 negara.
Sebagai mahasiswa asal Thailand, Salwanee menunjukkan kemampuan dan kepercayaan diri dalam mengikuti rangkaian kompetisi. Keberhasilannya meraih Juara 3 menjadi pencapaian yang membanggakan, tidak hanya bagi dirinya secara pribadi, tetapi juga bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam dan UIN Raden Mas Said Surakarta.
Prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan lingkungan akademik dan proses pendampingan yang diberikan kepada mahasiswa internasional. Melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), mahasiswa internasional mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia sekaligus memahami berbagai aspek budaya Indonesia.
Program BIPA memiliki peran strategis dalam mendukung mahasiswa asing selama menjalani proses pendidikan di Indonesia. Selain membantu mahasiswa menguasai bahasa Indonesia, program ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa internasional untuk berinteraksi dengan lingkungan akademik dan sosial secara lebih dekat.
Bagi Salwanee, pengalaman mengikuti Festival Handai Indonesia menjadi bagian penting dalam proses pengembangan dirinya sebagai mahasiswa internasional di UIN Surakarta. Keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa PAI tidak hanya memiliki kesempatan untuk berkembang dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu berpartisipasi dalam kegiatan yang memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia di tingkat internasional.

Capaian Salwanee juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antarpihak dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Pendampingan bahasa dan budaya melalui program BIPA menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa internasional untuk mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi.
Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Menariknya, keberhasilan Salwanee menjadi bagian dari capaian ganda delegasi UIN Surakarta dalam Festival Handai Indonesia. Johanee, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam sekaligus peserta BIPA asal Filipina, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang yang sama. Dengan demikian, delegasi UIN Surakarta berhasil membawa pulang Juara 1 dan Juara 3 pada Festival Handai Indonesia tingkat internasional.
Bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam, prestasi Miss Salwanee Makueji menjadi energi positif untuk terus memberikan ruang kepada mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional, agar dapat mengembangkan potensi dan meraih prestasi di berbagai bidang. Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen PAI UIN Surakarta dalam membangun lingkungan pendidikan yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada prestasi di tingkat global.