Loading...

Dosen PAI UIN Raden Mas Said Surakarta Jadi Narasumber KANTIN UKMI Nurul ’Ilmi, Tekankan Pentingnya Niat, Kesungguhan, dan Adab dalam Menuntut Ilmu

Diterbitkan pada
9 September 2026 05:26 WIB

Baca

Surakarta, 9 September 2026 — Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta, Mayana Ratih Permatasari, M.Pd.I., menjadi narasumber dalam kegiatan KANTIN (Kajian Rutin) yang diselenggarakan oleh UKMI Nurul ’Ilmi UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di Masjid UIN Raden Mas Said Surakarta, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Kajian yang mengusung tema “No Effort, No Future: Bermimpi Besar, Belajar Total” ini dimoderatori oleh Luthfi Fauzan dan dihadiri oleh para peserta dari lingkungan mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memperkuat motivasi dalam menuntut ilmu sekaligus membangun sikap yang tepat dalam menjalani proses pendidikan.

Dalam penyampaiannya, Mayana mengangkat pemikiran Imam al-Zarnuji dalam kitab Ta’lim Muta’allim sebagai salah satu landasan utama kajian. Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga hal penting yang perlu diperhatikan oleh seorang penuntut ilmu, yaitu meluruskan niat, memiliki kesungguhan, serta menjaga adab kepada guru dan ilmu pengetahuan.

Pertama, meluruskan niat menjadi fondasi utama dalam menuntut ilmu. Mahasiswa diajak untuk kembali merefleksikan alasan mereka menempuh pendidikan tinggi, baik untuk memperoleh pengetahuan, membangun relasi, meraih cita-cita, maupun mendapatkan rida Allah Swt. Menurut Mayana, niat yang lurus akan membantu seseorang tetap bertahan ketika menghadapi berbagai tantangan dalam proses belajar.

Kedua, kesungguhan menjadi kunci untuk mencapai keberhasilan. Mayana mendorong mahasiswa agar memiliki mimpi yang tinggi dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan. Ia menekankan pentingnya ikhtiar dan kemampuan memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya.

“Seberapa besar kesungguhanmu, sebesar itu pula tingkatan kesuksesan yang akan kamu raih,” menjadi pesan penting yang disampaikan dalam kajian ketika menjelaskan pemikiran al-Zarnuji mengenai kesungguhan seorang penuntut ilmu.

Selain itu, Mayana juga menekankan adab kepada guru dan ilmu pengetahuan. Menurutnya, proses pendidikan tidak cukup hanya dengan memperoleh pengetahuan, tetapi juga harus disertai sikap hormat terhadap guru dan ilmu yang dipelajari. Mahasiswa juga diingatkan agar tidak mudah merasa sudah pandai setelah memperoleh pengetahuan, karena sikap tersebut dapat menghambat semangat untuk terus belajar.

Pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta mengangkat persoalan kegelisahan dan overthinking mengenai masa depan serta cara mengubah ketakutan tersebut menjadi usaha yang positif. Menanggapi pertanyaan tersebut, Mayana menyarankan mahasiswa untuk memetakan cita-cita dan tujuan yang ingin dicapai, kemudian menyusun langkah konkret untuk mewujudkannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan pertemanan yang suportif serta menjaga komunikasi dengan orang tua. Dukungan dan doa orang tua dinilai dapat menjadi sumber motivasi dalam menjalani proses pendidikan. Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt. dan meyakini bahwa setiap ketetapan Allah merupakan bagian terbaik dalam perjalanan hidup.

Kegiatan KANTIN #12 ditutup dengan pesan agar mahasiswa tidak hanya berorientasi pada banyaknya ilmu yang diperoleh, tetapi juga memperhatikan niat, kesungguhan, dan adab selama proses menuntut ilmu. Mahasiswa juga diajak untuk menjaga hubungan dengan orang tua serta menjadikan doa dan dukungan mereka sebagai sumber motivasi.

Melalui kegiatan ini, UKMI Nurul ’Ilmi menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang pembinaan keislaman dan pengembangan karakter mahasiswa. Kehadiran Mayana Ratih Permatasari, M.Pd.I. sebagai dosen PAI dan narasumber diharapkan dapat memberikan penguatan kepada mahasiswa agar menjalani proses pendidikan dengan niat yang baik, kesungguhan dalam belajar, serta adab yang luhur.

Kegiatan KANTIN #12 diselenggarakan oleh UKMI Nurul ’Ilmi di bawah kepemimpinan Hajid Nur Kholis (Mahasiswa PAI) selaku Ketua UKMI Nurul ’Ilmi, dengan Luthfi Fauzan sebagai moderator.