
Surakarta — Sebanyak 209 mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) mengikuti Studium General Fakultas Tarbiyah sebagai bagian dari rangkaian penyambutan dan penguatan wawasan akademik bagi mahasiswa baru.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Prof. Dr. H. Fauzi Muharom, M.Ag. Dalam sambutannya, kegiatan Studium General menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memperoleh wawasan yang lebih luas sebelum memasuki proses perkuliahan. Mahasiswa tidak hanya perlu memahami aspek akademik, tetapi juga perlu memiliki kesiapan mental, karakter, serta kemampuan untuk berkembang di tengah perubahan dunia pendidikan.
Kegiatan kemudian dipandu oleh Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah, Dr. Khasan Ubaidillah, M.Pd.I. Studium General menghadirkan Faris Isnawan, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber. Faris merupakan praktisi pendidikan dan trainer profesional dengan latar belakang Manajemen Pendidikan. Ia juga tercatat sebagai mahasiswa program doktoral Manajemen Pendidikan di UIN Raden Mas Said Surakarta. Selain memiliki sertifikasi Certified Professional Trainer dari BNSP RI, Faris memiliki keahlian di bidang public speaking, NLP, hypnotherapy, talent mapping, dan service excellence.

Bagi 209 mahasiswa baru Prodi PAI, Studium General diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial awal perkuliahan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun mindset akademik, motivasi belajar, kepercayaan diri, dan kesiapan menjadi mahasiswa yang aktif serta produktif. Mahasiswa baru diharapkan mampu memanfaatkan masa studi untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus membangun kapasitas diri sebagai calon pendidik dan profesional di bidang Pendidikan Agama Islam.
Dengan terselenggaranya Studium General ini, Fakultas Tarbiyah menegaskan komitmennya untuk memberikan fondasi awal yang kuat bagi mahasiswa baru agar mampu menjalani proses pendidikan tinggi secara optimal, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan diri.